Thursday, May 28, 2020

Ratufa bicolor ( Khampu )

Ratufa bicolor

( Khampu )

 

Oleh S. Rorimpani

Ratufa bicolor mencari makanan berupa biji bijian  http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.html

A. Taxonomi Ratufa bicolor

Kerajaan          Animalia

Filum               Chordata

Kelas               Mammalia

Ordo                Rodentia

Famili              Sciuridae

Genus              Ratufa

Spesies            Ratufa bicolor

Nama binomial

Ratufa bicolor

 

B.     Morfologi

Ratufa bicolor http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.html dikenal dalam beberapa sebutan, bajing raksasa.ini dalam  bahasa Inggris disebut Black Giant squirrel , Dayak Suaid disebut Khampu http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.html. Ratufa bicolor termasuk anggota tupai pohon (tree squirrel) atau tupai dari genus Ratufa yang mempunyai ukuran besar. Panjang tubuhnya antara 35- 60 cm. Ditambah ekornya, panjangnya bisa mencapai 120 cm. Selain ukurannya yang raksasa Ratufa bicolor http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.htmldikenali dengan ekornya yang super panjang. Selain itu binatang ini mempunyai bulunya yang berwarna coklat tua hingga hitam dengan bagian bawah (perut dan dada) berwarna putih. berat badannya mencapai 1,6 Kg.

C.    Analisis Perilaku

Merupakan hewan diurnal (beraktifitas di siang hari) dan arboreal. Meskipun terkadang Ratufa bicolor juga turun dari pepohonan untuk mencari makanan di tanah. Binatang soliter ini menyukai biji-bijian, daun dan buah-buahan sebagai makanan favoritnya. Ratufa bicolor yang masih sangat erat hubungannya dengan tupai http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.html atau tupai ini sangat menyuki memakan buah-buahan yang sudah disediakan oleh alam. Mereka sering terlihat memakan buah-buahan, biji-bijian, serangga dan juga  telur burung yang sarangnya terdapat di ranting pohon. Mereka akan memakan buah dan biji langsung dari pohonya dan apabila mereka menemukan serangga yang hinggap di dahan ataupun terbang, mereka tidak segan-segan untuk menjadikannya santapan lezat. Hewan pengerat http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.html ini mempertahankan generasinya dengan cara melahirkan yang sebelumnya di awali dengan perkawinan antara Ratufa bicolor jantan dan betina. Mereka akan membuat sebuah sarang yang nantikan akan dijadikan tempat bayi-bayi mereka. Induk Ratufa bicolor akan menjaga bayi dan menyusuinya hingga mereka mampu mencari makanan sendiri.

D.    Ancaman keberadaan Ratufa bicolor

Hewan ini mendiami hutan tropis dan subtropis di kawasan Asia hingga ketinggian 1.400 meter dpl. Populasi Ratufa bicolor tidak diketahui dengan pasti, namun diduga populasi secara global telah mengalami penurunan yang signifikan. Selama 10 tahun terakhir mengalami penurunan populasi sekitar 30 %. Ratufa bicolor semakin langka dan sulit ditemukan, di mana hanya ditemukan di daerah terpencil (jauh dari pemukiman manusia) dan hutan lebat. Karena laju penurunan yang terus terjadi, oleh IUCN Redlist, Ratufa bicolor (Ratufa bicolor) http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.htmldikategorikan dalam status konservasi “Hampir Terancam” (NT). Dan perdagangan bajing raksasa ini diatur oleh CITES dan didaftar dalam Apendiks II. Penurunan populasi Ratufa bicolor sebagian besar diakibatkan oleh kerusakan dan berkurangnya hutan sebagai habitat sebagai akibat pembalakan liar http://rorimpani.blogspot.com/2020/05/ratufa-bicolor-khampu.html, kebakaran hutan dan konversi menjadi daerah pertanian dan pemukiman. Selain itu penangkapan dan perburuan liar untuk dijadikan hewan peliharaan ikut menyumbang tingkat penurunan populasinya di alam liar.

 

Referensi

^ Walston, J., Duckworth, J. W., Molur, S. (2008). "Ratufa bicolor". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 6 January 2009.

^ Payne, J., C.M. Francis, K. Phillipps, S.N. Kartikasari. 2000. Panduan Lapangan Mamalia di Kalimantan, Sabah, Sarawak & Brunei Darussalam. The Sabah Society, Wildlife Conservation Society dan World Wildlife Fund Malaysia. Hal. 360

http://www.iucnredlist.org/details/19377

id.wikipedia.org/wiki/Jelarang

 


No comments:

Post a Comment

Komentar nya harus bersifat membangun

Asplenicum nidus ( Hajang )

  Asplenicum nidus ( Hajang )  " Asplenicum nidus ( Hajang )      " Asplenicum nidus ( Hajang ) "Tanaman Paku yang Indah da...